Spanyol ( PANTURATV.ID ) - Klub raksasa asal Spanyol, Real Madrid, kembali menampilkan performa yang sangat impresif dalam lanjutan pertandingan kompetisi LaLiga yang digelar pada dini hari tadi di hadapan pendukungnya sendiri. Menghadapi tantangan dari Real Sociedad dalam laga tunda pekan pertama musim ini yang dilangsungkan di Stadion Santiago Bernabeu pada hari Kamis, skuad Los Blancos sukses mengamankan kemenangan mutlak dengan skor akhir 4-1. Kemenangan meyakinkan ini sekaligus menegaskan dominasi lini serang Madrid yang dimotori oleh para penyerang kelas dunia di kompetisi domestik.
Bintang utama di balik pesta gol kemenangan Real Madrid kali ini adalah penyerang asal Prancis, Kylian Mbappe, yang tampil luar biasa dan berhasil mengobok-obok lini pertahanan lawan melalui torehan tiga gol atau hat-trick sempurna. Mbappe membuka keunggulan sekaligus keran golnya pada pertandingan tersebut di menit ke-40 setelah sukses meneruskan operan matang yang diberikan oleh gelandang pekerja keras, Federico Valverde. Tidak berhenti sampai di situ, penyerang tajam ini kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60 melalui kejelian membaca posisi memanfaatkan umpan akurat dari Jude Bellingham. Pesta gol Mbappe akhirnya ditutup pada menit ke-80 lewat penyelesaian akhir yang tenang usai menerima sodoran bola dari rekan selini, Vinicius Junior.
Sementara itu, satu gol tambahan yang melengkapi kemenangan telak Real Madrid disumbangkan oleh Vinicius Junior melalui aksi individu yang memukau. Di sisi lain, tim tamu Real Sociedad hanya mampu mencetak satu gol balasan hiburan yang dilesakkan oleh penyerang andalan mereka, Mikel Oyarzabal, sepanjang jalannya pertandingan babak pertama hingga paruh kedua.
Catatan menarik turut mengiringi performa fantastis Kylian Mbappe dalam pertandingan ini. Berdasarkan data statistik dari Opta, Real Sociedad kini resmi tercatat sebagai tim yang paling sering dibobol oleh Mbappe di ajang LaLiga sejak sang pemain memutuskan untuk bergabung dengan Real Madrid. Secara keseluruhan, penyerang berusia 27 tahun tersebut telah mengoleksi total enam gol khusus ke gawang Real Sociedad. Tidak hanya itu, tambahan tiga gol malam tadi juga melengkapi catatan hat-trick keenam bagi Mbappe semenjak resmi didatangkan oleh manajemen klub ibu kota Spanyol pada tahun 2024 silam. Sejauh ini, total kontribusi gol yang telah diberikan oleh Mbappe bersama Real Madrid telah menembus angka fantastis sebanyak 101 keterlibatan gol, yang terdiri dari 89 gol bersih serta 12 assist gemilang.
Penampilan luar biasa yang diperlihatkan oleh sang penyerang utama langsung mendapatkan apresiasi tinggi dari sang juru taktik, Jose Mourinho. Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, pelatih berpengalaman tersebut memberikan pujian khusus terhadap visi bermain serta insting mencetak gol anak asuhnya tersebut. Menurut sang pelatih, keunggulan utama Mbappe terletak pada kemampuan membaca jalannya laga dan menciptakan peluang berbahaya bagi tim. Ketika rekan-rekan setimnya mengalami kebuntuan di atas lapangan, Mbappe tidak ragu untuk turun sedikit ke lini tengah guna berkolaborasi membangun serangan, membantu alur bola bergerak maju, serta menebar ancaman nyata ke jantung pertahanan lawan. Mourinho menilai bahwa kontribusi pemain bintangnya itu sungguh luar biasa sepanjang pertandingan berlangsung.
Selain menyoroti penampilan individu sang pencetak hat-trick, pelatih juga memberikan pujian menyeluruh terhadap kekompakan kolektif seluruh skuad Real Madrid di atas lapangan hijau. Menurut pandangannya, tim selalu tampil solid sebagai satu kesatuan utuh yang saling mendukung di setiap lini. Pertandingan tersebut dinilai sebagai salah satu laga hebat yang menampilkan banyak kualitas individu kelas atas, mulai dari lini pertahanan yang tampil sangat dominan mematahkan serangan lawan, para gelandang yang bekerja bagaikan mesin pengatur tempo tanpa lelah, hingga barisan penyerang yang sangat mematikan di kotak penalti. Sang pelatih bahkan berseloroh bahwa mengingat betapa dominannya permainan yang diperagakan oleh Real Madrid sepanjang laga, merasa sedikit menyayangkan karena timnya hanya mampu mengonversi peluang menjadi empat gol saja, padahal jumlah tersebut bisa jauh lebih banyak jika penyelesaian akhir lebih tajam.














