Pendidikan

Johan Cornelis, Mahasiswa USM yang Sukses Kembangkan Aplikasi Kasir Digital Pemutus Pungli Manual

Oleh Citra Mellyana Putri
6 Juni 2026
3 menit baca

Johan Cornelis, Mahasiswa USM yang Sukses Kembangkan Aplikasi Kasir Digital Pemutus Pungli Manual

Johan Cornelis, Mahasiswa USM yang Sukses Kembangkan Aplikasi Kasir Digital Pemutus Pungli Manual

Semarang (PANTURATV.ID) – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Semarang, Johan Cornelis Adi Saputra, melaksanakan program kerja berupa perancangan dan implementasi aplikasi arus kas UMKM sederhana berbasis mobile di lingkungan RW 05 Kelurahan Tegalsari. Program ini bertujuan membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengelola keuangan usaha secara lebih tertata dan modern melalui pemanfaatan teknologi digital.

Program kerja yang dilaksanakan pada 3 Mei 2026 tersebut berangkat dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM di wilayah Tegalsari masih melakukan pencatatan keuangan secara manual menggunakan buku tulis. Bahkan, beberapa pelaku usaha belum memiliki pencatatan keuangan yang teratur sehingga mengalami kesulitan dalam memantau kondisi usaha maupun saat membutuhkan laporan keuangan untuk keperluan pengajuan modal usaha.

Sebagai mahasiswa Teknik Informatika, Johan Cornelis Adi Saputra melihat permasalahan tersebut sebagai peluang untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Melalui program kerja KKN ini, Johan mengembangkan aplikasi mobile bernama CashFlow UMKM yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha kecil dengan tampilan sederhana, mudah digunakan, dan dapat dioperasikan tanpa koneksi internet.

Aplikasi CashFlow UMKM memiliki dua modul utama yang terintegrasi, yaitu modul pencatatan keuangan dan modul kasir digital. Modul pencatatan keuangan memungkinkan pengguna mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha secara sistematis berdasarkan kategori seperti bahan baku, operasional, transportasi, hingga gaji. Setiap transaksi dapat dilengkapi dengan tanggal dan keterangan sehingga memudahkan proses pemantauan kondisi keuangan usaha.

Sementara itu, modul kasir digital membantu pelaku UMKM dalam melakukan transaksi penjualan harian. Pengguna cukup memilih produk yang dijual, kemudian sistem akan menghitung total pembayaran dan kembalian secara otomatis. Struk digital hasil transaksi juga dapat langsung dibagikan kepada pelanggan melalui WhatsApp. Seluruh transaksi yang tercatat pada modul kasir akan secara otomatis masuk ke laporan pemasukan pada modul keuangan sehingga tidak diperlukan pencatatan ulang.

Selain kedua fitur utama tersebut, aplikasi ini juga menyediakan dashboard ringkasan keuangan harian, mingguan, dan bulanan, pengelolaan kategori pengeluaran dan anggaran bulanan, fitur ekspor laporan keuangan ke format PDF dan Excel, serta fasilitas backup dan restore data untuk menjaga keamanan informasi usaha pengguna. Seluruh data tersimpan langsung pada perangkat pengguna sehingga aplikasi dapat digunakan secara offline kapan saja.

Pelaksanaan program diawali dengan kegiatan sosialisasi kepada pelaku UMKM RW 05 Tegalsari mengenai pentingnya pencatatan keuangan digital dalam pengelolaan usaha. Selanjutnya dilakukan instalasi aplikasi pada perangkat Android milik peserta, dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan aplikasi secara langsung. Johan juga memberikan pendampingan kepada pengguna pada tahap awal penggunaan agar mereka dapat memahami seluruh fitur dan mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri.

Menurut Johan Cornelis Adi Saputra, digitalisasi pencatatan keuangan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi UMKM saat ini. Dengan adanya laporan keuangan yang tersusun dengan baik, pelaku usaha dapat mengetahui kondisi usahanya secara lebih akurat, mengelola arus kas dengan lebih efektif, serta memiliki dokumen pendukung yang dapat digunakan ketika mengajukan permodalan kepada bank maupun lembaga keuangan lainnya.

Melalui program kerja ini, diharapkan para pelaku UMKM di RW 05 Tegalsari dapat meningkatkan literasi keuangan digital sekaligus memanfaatkan teknologi secara optimal dalam pengembangan usaha mereka. Kehadiran aplikasi CashFlow UMKM juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa Teknik Informatika Universitas Semarang dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

Tentang Penulis

Citra Mellyana Putri

Penulis

Belum ada bio untuk penulis ini.

21 artikel dipublikasikan

Berita Lainnya untuk Anda

Temukan berita menarik lainnya dari berbagai kategori